Newsflash:
Teknologi

Polri: Jangan Giring Kasus Tempo ke Soal Pemberitaan

20 July 2010 - 14:16

JAKARTA, TO- Polri meminta kalangan media untuk tidak menggiring insiden pelemparan bom molotov di kantor Majalah Tempo ke masalah pemberitaan rekening gendut perwira Polri. Sebab, sampai saat ini polisi belum menemukan pelaku dan motifnya.

"Kasus Tempo dibilang sebagai upaya menekan daya kritis pers, saya tidak setuju. Karena belum ada pelaku dan belum diketahui motifnya karena pemberitaan. Jangan kita menggiring opini ke pemberitaan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Edward Aritonang.

Hal itu dikatakan Edward dalam diskusi yang digelar Dewan Pers bertajuk 'Kekerasan Terhadap Media, Bagaimana Menanggulanginya?' di Jakarta Media Center, Jl Kebon Sirih, Selasa (20/7/2010). Diskusi dihadiri kalangan media dan sejumlah tokoh pers.

Edward juga membantah pernah mengeluarkan pernyataan bahwa insiden molotov itu dilatarbelakangi masalah internal majalah berita mingguan itu.

"Saya tidak pernah mengatakan masalah internal, tapi kita bisa membuat barang bukti itu bicara. Kita bisa buat bom molotov itu bicara," kata Edward.

Membuat molotov bicara yang dimaksud Edward adalah upaya penyelidikan forensik oleh Polri secara ilmiah.

"Apakah dilempar dari kanan, kiri, atas, atau bawah. Forensik itu berdasarkan ilmu pengetahuan. Dia (forensik) tahu dari mana sudut itu dilempar. Ini yang sedang kita lakukan," kata Edward.

Edward juga meminta kalangan media dan masyarakat bersabar atas penyidikan yang sedang dilakukan Polri. Ia berjanji akan menyelesaikan penyidikan dalam pekan ini.

"Kita umumkan hasil penyidikan pada saatnya. Sekarang sudah akhir penyidikan. Mudah-mudahan dalam minggu ini," kata Edward. (kr/dtc)

Share this

Komentar

Tulis komentar baru

  • Alamat halaman web dan surat-e otomatis diubah menjadi tautan.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <div> <br> <strong> <i> <u> <p> <font> <td> <tr> <img> <align>

Informasi selanjutnya mengenai pilihan pemformatan

CAPTCHA
Test Ini untuk menguji apakah anda adalah pengunjung manusia dan untuk mencegah spam secara otomatis
Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.